Learning Process

1. Proses Perkuliahan

Perkuliahan Program Studi Magister Epidemiologi menerapkan Problem Based Learning (PBL) dan Student Center Learning (SCL), mengacu pada perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi terkini dengan metode pembelajaran yang variatif. Pada pelaksanaannya, terdapat interaksi antara dosen dengan mahasiswa dalam berdiskusi sehingga dapat mencapai suasana akademik yang kondusif.

2. Pelaksanaan UTS dan UAS

Persyaratan agar mahasiswa dapat mengikuti ujian adalah jumlah kehadiran minimal  75% dari keseluruhan perkuliahan. Pelaksanaan UTS dan UAS dilakukan secara terjadwal dalam bentuk ujian di kelas, team paper, presentasi maupun take home exam.

 

3. Pembimbingan Tesis

Pembimbingan tesis dilakukan oleh 2 dosen pembimbing yang pelaksanaannya dapat dilakukan sejak penulisan proposal sampai dengan  ujian tesis. Kegiatan pembimbingan dilakukan minimal 5 kali pada masing-masing pembimbing dengan bukti tanda tangan pembimbing 1 dan pembimbing 2 di kartu konsultasi tesis.

4. Pelaksanaan Ujian Proposal, Seminar Hasil dan Ujian Tesis

5. Kegiatan Praktikum

Kegiatan praktikum dilakukan untuk menunjang proses belajar mengajar pada mata kuliah Laboratorium Kesehatan Masyarakat 1 (semester II) dan Laboratorium Kesehatan Masyarakat 2 (semester III). Praktikum dilakukan di Laboratorium Epidemiologi, Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro, Balai Laboratorium Kesehatan dan Pengujian Alat Kesehatan Provinsi Jawa Tengah dan Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Vektor dan Reservoir Penyakit (B2P2VRP) Salatiga.

 

6. Keterlibatan Mahasiswa Dalam Kegiatan Penelitian Maupun Pengabdian Kepada Masyarakat

Kegiatan ini termasuk dalam mata kuliah Tugas Lapangan Umum pada semester III. Pada kegiatan ini mahasiswa dilatih untuk melakukan diagnosa terhadap kesehatan komunitas di wilayah tertentu.

Ketersediaan Sarana dan Prasarana

1. Perpustakaan

Program Studi Magister Epidemiologi telah menyediakan berbagai sarana dan prasarana yang mendukung proses belajar mengajar. Diantaranya tersedianya perpustakaan yang dilengkapi dengan berbagai buku referensi maupun akses gratis terhadap jurnal yang dilanggan oleh Universitas.

Gambar. Suasana di Perpustakaan Sekolah Pascasarjana Undip

 

2. Reference Room

Selain itu, Program Studi Magister Epidemiologi juga menyediakan reference room yang mendukung kemudahan akses buku referensi maupun jurnal mahasiswa serta ruang diskusi yang memadai. Fasilitas berupa ruang diskusi ini disediakan penuh selama 6 hari (Senin-Sabtu), namun selama 5 hari kerja masih terbatas waktu penggunaannya yaitu hanya dari pukul 08.00 sampai dengan 16.00. Walaupun demikian, koordinator tingkat (komting) mahasiswa telah diberi tanggungjawab kunci untuk dapat membuka ruangan tersebut dan menggunakannya jika diperlukan.