Narkoba merupakan perang cyber model baru di dunia yang dengan mudah menghancurkan sebuah bangsa. Permintaan yang tinggi ditambah jaringan kartel narkoba dan mafia opportunis, semakin melemahkan dan menggerogoti produktifitas generasi muda. Dampak langsung dari penggunaan narkoba diantaranya gangguan pada otak, jantung, tulang, pembuluh darah, sistem syaraf, sistem pernafasan, sistem pencernaan dan metabolisme tubuh. Dampak lainnya yaitu depresi, gangguan kejiwaan berat/psikotik, bunuh diri, agitatif, melakukan verbal abuse (kekerasan kata-kata), tindakan kriminal, sulit mengontrol keseimbangan dan kesadaran serta cenderung bersikap temperamental.
Pada hari Senin (10/12) telah diselenggarakan Talkshow ‘’Strategi Pengurangan Dampak Buruk Napza Berbasis Keluarga’’ yang diselenggarakan oleh Dinas Sosial Kota Semarang. Narasumber dalam talkshow tersebut adalah Yvonne Sibuea (Pelopor Perubahan Institute), Ruben Marvin (Konselor Adiksi) dan Patriawati Narendra, SKM (Mahasiswa Magister Epidemiologi dan Kabid Sosialisasi & Edukasi DPD Gerakan Anti Mandat Jateng).
Salah satu narasumber, Patriawati Narendra atau yang akrab dipanggil Nana menyampaikan bahwa akhir-akhir ini sedang ramai diberitakan terkait peredaran flaka, tembakau gorilla dan rebusan pembalut wanita sebagai alternatif lain dalam menggunakan narkoba.
‘’Flaka itu lebih mengerikan daripada kokain, merupakan senyawa kimia dalam bahan utama pembuat salt bath atau garam mandi yang menyebabkan kerusakan otak dan pecahnya otot karena hipertemia. Tembakau Gorilla merupakan sintesis berwarna coklat tidak berbau yang memiliki efek lebih dahsyat daripada ganja yang berwarna hijau. Cukup 2 kali hisap saja sudah menyebabkan ‘’fly’’. Hisapan selama 10 menit berdampak pada hilangnya kesadaran, lemas, dan malas bangun dari tempat duduknya. Tembakau jenis ini harganya terjangkau sehingga dijadikan sebagai alternatif pengganti ganja yang susah didapatkan. Sedangkan, penggunaan rebusan pembalut wanita, mengandung zat klorin yang memberikan efek memabukkan,’’ Ungkap Nana.
Dia menambahkan bahwa pentingnya upaya dekriminalisasi bagi pemakai narkoba. ‘’Berikan keadilan yang tegas dan tidak memihak dan perjuangkan hak-hak korban penggunaan narkoba. Kobarkan semangat perang untuk melawan narkoba, keep strong to fight drug abuse, being profesionalism, integrity and love your country,’’tambah Nana.